Postingan

Hanya karena-Nya dan Hanya Untuk-Nya

 Hijrah adalah orang-orang yang meninggalkan apa saja yang Allah larang. Berpindah dari yang tidak baik menjadi lebih baik, memperbaiki diri karena-Nya. Adapun makna hijrah seperti dalam sebuah hadits, “Muslim itu adalah orang yang menjadikan muslim yang lain selamat dari lisan dan tangannya, dan Al-Muhajir (orang yang berhijrah) adalah orang yang meninggalkan apa saja yang telah Allah larang” (HR. Al-Bukhari). Dari makna hijrah tersebut, sangatlah jelas bahwa hijrah adalah suatu kebutuhan, bukan pilihan. Kita perlu hijrah, sebab hijrah itu penting. Semua orang butuh hijrah. Tanpa hijrah, apakah kita bisa hidup dengan tenang? Seperti melanggar perintah-Nya, jauh dari-Nya, melupakan kuasa-Nya, serta melalaikan ibadah. Padahal kita tahu bahwa menjalankan perintah dan meninggalkan apa saja yang Allah larang adalah kewajiban kita sebagai umat Islam. Maka dari itu, mulai dari sekarang hijrahlah karena Allah, niatkan hati untuk memperbaiki diri. Hijrah itu tidak hanya mengubah cara berp...

Sahabat fii Sabilillah

Sahabat seperti apa yang kalian inginkan? Kaya, pintar, atau terkenal di kampus? Sahabat yang baik itu adalah sahabat yang selalu mengingatkan dan menasehati, tak pernah melihat kita dari sisi apa yang kita miliki. Namun, menerima apa adanya pada diri kita. Fakta membuktikan, mencari sahabat itu sangat mudah didapatkan. Namun, mencari sahabat yang selalu ada di saat susah maupun senang itulah yang sulit kita temukan. Mungkin saat senang banyak yang ingin bersahabat dengan kita. Tetapi, ketika kita dalam kesulitan, siapa sajakah yang bertahan saat dalam situasi tersebut? Ia yang tak henti-hentinya memberikan semangat, meyakinkan kita untuk selalu tegar, dan selalu mengajak kita dalam hal kebaikan. Walau dalam keadaan terpuruk sekalipun. Sahabat baik tak perduli akan kekuranganmu, selalu ada dalam suka maupun duka, dan sangat beruntunglah mempunyai sahabat yang selalu mengajak kebaikan menuju surga. Sahabat yang selalu mengajak berpesta ria, bersenang-senang semata nyatanya hanyalah kese...

Keutamaan di Bulan Rajab

Bulan rajab adalah salah satu bulan yang istimewa. Mengapa bulan rajab diistimewakan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala? Karena di bulan rajab terdapat kebaikan-kebaikan yang luar biasa. Di bulan rajab begitu banyak keistimewaan-keistimewaan yang diberikan Allah kepada kita. Bulan rajab adalah tolak ukur kita menuju bulan sya’ban dan bulan sya’ban adalah tolak ukur di bulan Ramadan. Ketika masuk ke bulan Ramadan, gunakanlah waktu tersebut sebaik-baiknya. Rajab adalah bulannya Allah Subhanahu wa Ta'ala. Apa yang harus kita lakukan di bulan rajab? Di bulan rajab kita dianjurkan meningkatkan ibadah. Terkadang kita sebagai manusia hanya datang untuk memohon dan berdoa kepada Allah ketika mengalami kesulitan saja, namun lupa ketika berada pada masa kejayaan. Marilah kita tingkatkan ibadah kita, mendekatkan diri kepada Allah, tidak melalaikan sholat. Baik atau tidaknya seseorang itu tergantung pada sholatnya. Di bulan rajab, perkuatlah iman yaitu dengan memperbanyak istighfar menyebut na...

Dunia Genggaman, Tanda Akhir Zaman

Waktu berjalan begitu cepat, namun sadarlah dia bukan prioritas utama. Semakin berjalannya waktu, banyak manusia berlomba-lomba mencari kesenangannya. Hingga lupa akan kewajiban sebagai makhluk ciptaan Allah. Siapa dia? Dia adalah dunia, tempat membuat manusia lupa segalanya sehingga terpedaya. Di dunia selalu saja ingin menjadi terbaik di mata orang lain, bahkan yang lebih parahnya lagi banyak anak muda hanya sibuk berjalin kasih dengan kekasih hati. Sejenak mulai merenungi anak milenial di zaman ini, bagaimana bisa kesenangan dunia menjadi prioritas utama hidup, jika yang ada di fikiran kita hanyalah kekayaan, jabatan, warisan, dan kekasih yang tak halal. Apa kabar amal wahai anak muda? Usia memang masih muda, tetapi kita tidak tahu sampai kapan kita hidup di dunia. Esok atau lusa bisa saja sudah tiada, jika Allah menghendakinya. Miris sekali, dunia telah menjadi tujuan utama dalam hal yang tak berguna. Jadikanlah akhirat prioritas yang utama. Jadilah orang yang berguna bagi semua or...

Terima Kasih, Kamu

Gambar
Bagiku, mengenalmu itu perlu waktu. Karena awal yang biasa perlahan membawa rasa bahagia tanpa diminta. Terima kasih karena kamu telah hadir dalam hidupku. Ya, kamu. Siapapun kamu, kamu adalah orang yang membuatku merasa berharga dalam hidup ini. Orang yang selalu menganggapku penting dalam hidupmu, sehingga kamu merasa bahagia bisa mengenalku. Terima kasih kamu, karena telah hadir menghiasi hari-hariku, menjadi sahabat baik yang mendengar setiap episode dalam kisahku. Mungkin sebagian orang merasa hal tersebut tidak penting untuk orang lain tahu. Tapi kamu berbeda, setiap kisahku adalah hal yang menarik untuk didengar. Dari kamu aku belajar untuk menghargai, hingga kita juga dapat dihargai. Sejak mengenalmu, aku lebih banyak tersenyum. Kamu sahabat baik yang selalu memahamiku. Jaga diri kamu baik-baik ya, aku akan selalu mendoakan kebahagiaanmu. Semoga kita bisa bersama-sama menjadi lebih baik, melewati hari-hari dengan tetap tersenyum. Menjalani setiap ujian dengan lapang hati, serta...

Jangan Redup, Rembulan! (Cerpen)

Gambar
Rembulan takut menampakkan dirinya. Ia takut pada gelapnya semesta, serta awan hitam yang menutupinya. Cerianya kini mulai pudar, walaupun cahayanya tetap terlihat indah kala malam. Namaku Rembulan, panggil saja Bulan. Banyak orang bilang, aku gadis manis dan ceria. Mereka tidak tahu saja, hidupku tak seperti cahaya rembulan yang selalu terang. Begitulah kehidupan, kadang malam kadang siang. Saat ini, aku terjebak pada gelapnya malam. Namun, orang-orang tetap melihat bahwa cahayaku menerangi semesta. Ya, aku Rembulan, tetap akan terlihat ceria, tersenyum, dan gembira. Sebenarnya aku takut dengan hidup ini. Perasaanku kacau, dirundung gelisah, dan tak tentu arah. Lagi dan lagi Allah menjawab semuanya. Ada banyak masalah, banyak pula hikmahnya. Ada banyak kekecewaan, banyak pula terselip kebahagiaan. Satu persatu ujian kerap datang menghampiriku, mungkin karena diri ini bergelimang dosa. Allah timpakan ujian tersebut agar aku memohon ampunan dan semakin dekat kepada-Nya. Romantis sekali ...

Maha Cinta ❤️

Gambar
Aku takut mencintai rembulan Karena kemilaunya 'kan pudar Aku takut mencintai bintang Karena cahayanya 'kan redup Aku takut mencintai senja Karena keindahannya 'kan tenggelam Aku takut mencintai hujan Karena rintiknya 'kan reda Aku takut terlalu mencintai ciptaan-Nya Karena Dia Sang Maha Cinta dari segalanya. Dear Allah ... Aku ingin bercerita kepada-Mu. Selama ini aku seperti topeng. Di depan terlihat bahagia, di belakang gundah. Aku pernah muak dengan diriku. Aku tak tahu tujuanku, hanya berjalan tanpa arah. Aku seperti topeng, di depan tampak bersyukur, di hati kerap kufur. Hidupku bak sandiwara semata, terlalu berambisi akan dunia. Kejar harapan demi sebuah pujian, kehidupan hanya untuk kebanggaan. Aku lalai ya Allah ... Aku lupa ya Rabb ... Menggapai untuk selalu tercapai. Padahal Dia tahu apa yang aku butuhkan, tapi aku sibuk dengan apa yang aku inginkan. Selama ini, aku ingin seperti mereka. Hidup serba ada, terlihat sempurna, dan selalu dipandang sebagai manusi...